01 April 2014

Mobilio Menerobos Kemapanan

TIDAK salah Honda memutuskan untuk masuk ke segmen dengan pasar paling legit di industri otomotif nasional, yakni low multipurpose vehicle (LMPV). Tak perlu waktu lama, produk debutan mereka, Honda Mobilio, berhasil mengobrakabrik kemapanan pemain-pemain lama di segmen tersebut.

Mobilio yang baru memulai pengiriman ke konsumen pada pertengahan Januari lalu, hingga akhir Februari saja sudah mencatat penjualan sebanyak 7.749 unit atau 12% dari total pasar LMPV pada dua bulan pertama 2014 itu. Angka tersebut langsung membawa Mobilio bertengger di posisi kedua LMPV sekaligus menyalip perolehan Daihatsu Xenia dan Suzuki Ertiga.

“Keputusan Honda untuk bersaing di segmen LMPV sudah tepat. Dengan kelebihan serta keunggulan yang dimilikinya, kami memang optimistis Mobilio mampu menjadi kompetitor utama di kelas itu,“ ungkap Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT Honda Prospect Motor Jonfis Fandy, beberapa waktu lalu.

Berbekal respons luar biasa dari konsumen, dengan ditambah dukungan dari pengoperasian pabrik kedua, di Karawang, Jawa Barat, mereka memang memfokuskan untuk memproduksi Mobilio. Kepercayaan diri Honda mulai menebal untuk bertarung di segmen yang sebetulnya belum pernah mereka masuki selama ini.

“Tren penjualan Mobilio pada Februari menunjukkan model ini semakin dite rima dan dipercaya konsumen. Didukun angka pemesanan yang terus meningkat kami percaya Mobilio akan memberikan kontribusi positif bagi penjualan Hond di tahun ini,“ sambung Jonfis.

Kesuksesan Mobilio mengguncang pa sar LMPV tentu bukan kebetulan. Dar sisi produk, seperti diakui Jonfis, saa peluncuran perdana mobil tersebut d arena Indonesia International Moto Show 2013, September 2013 lalu, Mobili lahir dari sebuah riset dan penelitian yang tak main-main.

Honda, tuturnya, meneliti secar mendalam agar Mobilio sesuai dengan kondisi di Indonesia serta memiliki ke unggulan dari pesaing mereka di kela yang sama. Focus group discussion (FGD) kunjungan ke rumah-rumah konsumen dan pengukuran luas garasi rumah pun dilakukan.

“Kami datangi kota-kota yang diang gap perlu. Kami melihat kondisi jalan mengunjungi diler, sampai menguku koper,“ papar Jonfis kala itu.

Hasilnya ialah LMPV bermesin i-VTEC SOHC 1.5 l dengan lebar 4,4 m, groun clearance 185 mm, wheel base 2.650 mm dan beradius putar 5,2 m.

“Kami juga pelajari apa yang konsumen inginkan. Kabin lega, mampu untu keperluan keluarga, dan bagasi yang cukup besar,“ imbuh Large Project Leader of Mobilio Atshushi Arisaka, pada kesempatan yang sama.

Perpaduan antara performa dan kenyamanan Mobilio sempat dibuktikan sendiri oleh Media Indonesia saat menjalani test drive di Yogyakarta, awal Februari lalu. Suspensi yang cukup empuk dan kestabilan prima membuat mobil itu enak diajak ngebut di jalan lurus dan bermanuver di jalan berkelok.

Kendaraan yang dilengkapi dual airbag itu juga nyaman bagi penumpang. Ruang kabin yang lega merupakan ciri khas Honda yang tetap dipertahankan pada desain interior Mobilio. Kursi baris kedua dapat digeser ke belakang untuk memberikan ruang lebih lapang. Ruang bagasi juga fleksibel dengan muatan standar setara empat galon air minum.

Dengan keistimewaan lainnya yang diberikan Honda layaknya mobil high MPV, Mobilio rasanya memang pantas jika mampu menerobos dominasi pemainpemain lama. (Ton/Xan/S-2/ MEDIA INDONESIA, 27/03/2014,HAL 22-23)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar